Menanti Peluncuran Mobil BMW X2 Di Indonesia

bmw x2

BMW telah memperluas portofolio mereka dengan mengeluarkan salah satu jenis dari keluarga BMW X. Setelah keluarnya BMW X5, kemudian dilanjutkan dengan X4, X3, dan X1, kini BMW kembali mengeluarkan jenis BMW X2. BMW jenis ini dipercaya merupakan jawaban untuk kaum urban aktif yang ingin mobil fungsional sekaligus premium dengan harga lebih rendah dibandingkan jenis X5 namun lebih tinggi dibandingkan jenis X1.

X2 dengan kode F39, berdiri di atas platform UKL2. Platform modular terbaru ini didesain untuk mobil-mobil entry level BMW seperti X1, Seri-2 Active/Grand Tourer serta produk MINI (Clubman, Countryman). Karena UKL2 itu platform untuk BMW berpenggerak roda depan (FWD) dan semua roda (AWD), maka X2 pun demikian. Di Eropa mobil ini punya dua pilihan penggerak, dengan opsi mesin tiga silinder bensin atau empat silinder (turbodiesel atau bensin).

Kalau melihat desainnya, sepintas, garapan desainer Adrian Van Hooydonk ini, memang pantas disebut sebagai mobil kaum urban. Bentuknya modern dengan paras khas BMW. Posturnya yang lebar dan rendah, membuatnya terlihat sporty serta mudah dikenali sebagai sebuah X2.

Interiornya juga khas BMW dengan dashboard minimalis. Semuanya terpusat di konsol tengah dashboard. Fitur standarnya juga lumayan lengkap, mulai dari Heads Up Display yang menampilkan informasi berkendara di kaca depan, layar multimedia dan sebagainya. Bagasi mampu memuat 470 liter barang saat semua kursi ditegakkan.

BMW Indonesia diperkirakan bakal membawa mobil ini di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018. Dari kebiasaan, sepertinya yang akan dipasarkan penggerak roda depan, dengan mesin antara 1,8 liter hingga 2,0 liter. Di negara asalnya, BMW X2 dijual dalam tiga varian : Basic, M Sport, M Sport X.

Interior & Fitur

BMW memberikan fitur dasar maupun opsional yang cukup menarik. Salah satunya Heads Up Display (HUD) berwarna yang menampilkan informasi berkendara di kaca depan. Dengan fitur ini, pengendara tidak perlu melirik ke panel instrumen di dashboard dan fokus tetap ke jalan.

Di luar itu, sistem infotainment iDrive tetap ada. Meski di luar sana ini jadi fitur opsional tapi bung montir yakin di Indonesia jadi fitur standar. Tampilan infotainmen muncul di layar berukuran 8,8 inci yang berdiri di atas dashboard. Fitur hiburan ini juga dibekali kemampuan BMW ConnectedDrive.

Untuk kenyamanan, varian M Sport X jok dilapis bahan yang dinamai Cloth Micro Hexagon dikombinasi bahan Alcantara. Sedangkan M Sport dibekali jok kulit Dakota. Kalau dilihat dari fotonya, interior keduanya terlihat sporty. Belum lagi imbuhan jahitan berwarna kontras di sekeliling interior. Varian Basic? Jok kain saja, dipadukan sentuhan kulit biasa.

Selain itu, panoramic roof juga jadi opsi yang bisa dipilih konsumen. Di Indonesia, bisa jadi ini fitur standar. Kapasitas bagasi yang mencapai 470 liter, diklaim oleh BMW sangat multifungsi. Baik untuk kegiatan belanja atau piknik.

Eksterior

Anda tidak akan salah mengidentifikasinya sebagai keluarga BMW. Mukanya masih mengusung kidney grille khas dan dibuat lebih sangar dengan tambahan grille bawah yang besar. Tapi yang paling mencolok, air dam (saluran udara) di pojokan bemper berukuran besar.

Lampu utamanya untuk varian paling bawah, masih halogen, lengkap dengan DRL yang berteknologi LED. Di Eropa, headlight dengan teknologi LED itu opsional. Tapi di Indonesia, kemungkinan besar jadi fitur utama.

Dari samping, Anda bisa melihat sesuatu yang berbeda. Tak seperti saudaranya yang lain, X2 memiliki lengkungan atap yang terlihat lebih dinamis. BMW menerapkan lengkungan atap coupe (ingat, BMW dengan nomenklatur genap selalu berbentuk coupe).

Garis pinggangnya yang tinggi dan jendela yang kecil seperti menampilkan kesan sempit, meski ini hanyalah kesan pertama. Perlu pembuktian lagi nanti. Untuk menambah kesan gagah, BMW menambahkan moulding di bodi samping, termasuk fender. Warnanya disesuaikan dengan varian. Hitam untuk Basic, sewarna body untuk M Sport dan Abu-abu untuk M Sport X.

Di bagian belakang, jendela yang juga kecil, lagi-lagi memunculkan kesan sempit. Bentuk lampu belakang juga khas BMW X-Series terbaru, yang diposisikan tinggi. Bemper dihiasi aksesori aerodinamika, plus dual tail pipe (lubang knalpot ganda), yang tersedia hanya untuk varian bermesin empat silinder.

Mesin & Konsumsi BBM

Seperti disebutkan di atas, BMW membekali X2 dengan beragam pilihan mesin. Mulai dari 1,8 liter tiga silinder (Bensin) hingga empat silinder turbodiesel atau bensin.

Hingga tulisan ini dibuat, belum diketahui, X2 dengan mesin apa yang bakal dijual di Indonesia. Melihat BMW X1, yang punya mesin 1,8 liter bensin, X2 juga kemungkinan menggunakan mesin berkapasitas sama. Selain 1,8 liter, BMW menyediakan versi 2,0 liter yang punya tenaga hingga 192 PS.

Semua pilihan mesin bensin empat silinder dibekali transmisi 7-speed Steptronic yang menyalurkan tenaga ke roda depan.